Saturday, May 24, 2014

Menghitung Masa Subur

- 0 comments

Salah satu penyebab susah hamil adalah waktu yang tidak tepat melakukan hubungan. Sebagian pasangan tidak mengetahui, kapan memasuki masa subur wanita sehingga kesempatan untuk terjadi ovulasi semakin besar.

Masa subur sangat besar artinya bagi mereka yang menginginkan hamil dan bagi yang ingin menunda kehamilan. Bagi yang menginginkan kehamilan, masa subur bisa dijadikan patokan untuk melakukan hubungan seksual karena saat ini ovulasi sedang terjadi sehingga kemungkinan hamil sangat besar. Sedangkan bagi yang mau menunda kehamilan, masa subur merupakan masa yang harus dihindari untuk mencegah terjadinya kehamilan.

Menghitung Masa Subur

Banyak cara dan metode yang dapat digunakan untuk mengetahui kapan masa subur tersebut, salah satunya dengan sistem Kalender.

Menentukan masa subur dengan menggunakan sistem kalender ada dua cara yaitu :
Bagi yang siklus haidnya teratur, masa subur berlangsung 14 +/- 1 hari haid berikutnya. Artinya masa subur berlangsung pada hari ke 13 sampai hari ke 15 sebelum tanggal haid yang akan datang.
Bagi yang siklus haidnya tidak teratur maka pertama tama harus dicatat panjang siklus haid sekurang kurangnya selama 6 siklus. Dari jumlah hari pada siklus terpanjang, dikurangi dengan 11 akan diperoleh hari subur terakhir dalam siklus haid tersebut. Sedangkan dari jumlah hari pada siklus terpendek dikurangi 18, diperoleh hari subur pertama dalam siklus haid tersebut. Misal : siklus terpanjang = 31, sedangkan siklus terpendek = 26, maka masa subur dapat dihitung, 31 - 11 = 20, dan 26 -18 = 8, jadi masa subur berlangsung pada hari ke 8 sampai hari ke 20.

Untuk lebih memudahkan mendapat informasi masa subur dengan sistem kalender bisa menggunakan alat yang bernama kalender kehamilan (pregnancy wheel). Dengan alat ini anda dapat menentukan masa subur anda, kapanpun dan dimanapun. Selain masa subur, kalender kehamilan ini juga dapat menghitung 17 manfaat informasi penting lainnya selama kehamilan, seperti mengetahui perkembangan berat dan panjang janin, kapan hari perkiraan lahir, kapan batas maksimum kelahiran bayi dsb.

[Continue reading...]

Thursday, May 22, 2014

Ingin Anak Laki-laki atau Perempuan | Coba Metode Ini

- 0 comments
Ingin Anak Laki-laki atau Perempuan

Bagi sebagian pasangan jenis kelamin anak itu menjadi sebuah sensasi tersendiri...walaupun kita harus sadar semuanya ditentukan oleh yang Maha Kuasa, tapi tentulah usaha maksimal harus kita lakukan.

Ingin Anak Laki-laki atau Perempuan | Coba Metode Ini

Terdapat berbagai macam metode untuk menentukan jenis kelamin anak dan salah satu yang tebaik adalah metode shettles. Penerapan metode ini memberikan peluang keberhasilan lebih dari 75%.

Pada dasarnya, pria menghasilkan sperma dengan dua macam kromosom gen, yaitu XX (wanita) dan XY (pria). Hasil penelitian dr Shettles menunjukkan bahwa :
Kromosom XY (pria)
Ukuran sperma lebih kecil
Daya hidup lemah, tapi bergerak lebih cepat (agresif) dibandingkan dengan kromosom XX yang lebih besar
Kromosom XX (wanita)
Ukuran sperma lebih besar
Daya hidup kuat namun lebih lamban

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan peluang mendapatkan bayi laki-laki atau perempuan :
Pada saat terjadinya ovulasi (masa subur) akan memberikan peluang lebih besar mendapatkan anak laki-laki, karena sperma XY cenderung lebih cepat dan cenderung mencapai sel telur lebih dulu. Disarankan berhubungan di saat terjadi ovulasi, peluang untuk menginginkan anak laki-laki. Sedangkan peluang untuk menginginkan anak perempuan waktu berhubungan dilakukan 3 hari atau lebih sebelum ovulasi.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengetahui masa subur :
Tentukan panjang siklus menstruasi anda. Biasanya siklus menstruasi normal berkisar antara 21 hingga 40 hari. Dimana satu siklus menstruasi dimulai sejak hari pertama haid hingga tepat satu hari sebelum haid pada bulan berikutnya.
Sesuai dengan siklus menstruasi anda, hitung dan tentukan perkiraan hari pertama haid untuk bulan selanjutnya, kemudian dikurangi 14 hari. Karena ovulasi terjadi 14 hari sebelum haid pertama pada bulan berikutnya
Ph di daerah kewanitaan berperan sangat penting. Lingkungan yang lebih asam cenderung menghasilkan anak perempuan (keadaan asam akan membunuh sperma XY) dan keadaan basa akan menghasilkan anak laki-laki.

Posisi dan kedalaman penetrasi saat berhubungan.
Semakin dangkal atau dekat dengan vagina umumnya akan menghasillkan perempuan dan yang lebih dalam akan menghasilkan anak laki-laki.
Jumlah sperma akan berpengaruh juga. Jumlah sperma yang lebih banyak akan meningkatkan peluang anak laki-laki, ada dua hal yang dilakukan :
Untuk anak laki-laki, pria sebaiknya lebih sering menggunakan celana longgar. Hal ini dikarenakan untuk meningkatkan kesuburan dimana testis memerlukan suhu yang lebih rendah agar sperma dapat bertahan hidup dan karena sperma XY daya hidup lebih lemah, maka dengan cara ini akan lebih terbantu dari pada sperma XX tetapi tidak disarankan jika melakukan hal sebaliknya (pria memakai celana ketat).
Untuk anak perempuan, pria sebaiknya mandi air hangat segera sebelum berhubungan intim. Dengan cara ini sperma XX akan lebih berpeluang


Sumber Disini
[Continue reading...]

Tuesday, May 20, 2014

Bagaimana Cara Cepat Hamil Secara Alami..?

- 0 comments
Cara Cepat hamil


Banyak pasangan suami istri yang mengalami masalah susah hamil ada beberapa Cara Cepat Hamil Secara Alami yang bisa dicoba :

Berdoa Untuk Kehamilan
Berdoalah dengan tulus memohon kepada-Nya supaya cepat hamil. Berusaha, berdoa, dan bersabar menjalankan semua prosesnya. Mudah-mudahan dengan semua yang telah dilakukan secara maksimal akan mendapatkan apa yang diharapkan.

Menjalankan Pola Hidup Sehat
Pola hidup sehat sangatlah penting. Kesehatan fisik dan mental harus benar-benar dijaga karena sangat menentukan. Kondisi badan yang tidak sehat atau metal yang tertekan (stress) bisa mengganggu pembentukan sperma/sel telur, proses pembentukan dan perkembangan janin. Pola Hidup Sehat contohnya konsumsi makanan sehat dengan sayur dan buah, rajin berolah raga, dan istirahat yang cukup.

Pemeriksaan Kesehatan
Meskipun mencoba Cara Cepat Hamil Secara Alami, pemeriksaan kesehatan pada dokter sebaiknya tetap dilakukan. Karena sebagus apapun cara untuk hamil, jika penyebab sulit hamilnya gangguan kesehatan (penyakit), tidak akan berhasil sebelum penyebabnya tersebut di tangani.

Bercinta pada Waktu yang Tepat
Carilah waktu yang tepat untuk bercinta.Waktu yang tepat adalah di masa subur Istri karena peluang memperoleh anak lebih besar. Untuk mengetahui masa subur dapat dilakukan dengan cara menghitung perkiraan terjadinya ovulasi. Setiap wanita memiliki siklus bulanan yang berbeda-beda, tetapi kebanyakan antara 26 hingga 35 hari. Hari pertama menstruasi adalah hari pertama siklus. Wanita dengan siklus 28 hari kemungkinan akan berovulasi pada hari ke-14. Pasangan dianjurkan melakukan hubungan satu atau dua hari sebelum terjadi masa ovulasi karena sperma hanya dapat bertahan paling lama 48 jam, sedangkan masa ovulasi selama 48-72 jam.

Posisi Bercinta yang Tepat
Posisi pria di atas dipercaya memberikan peluang kehamilan terbesar. Posisi ini memungkinkan penetrasi yang dalam sehingga sperma dapat dipancarkan dekat dengan serviks. Untuk memperbesar peluang, sang wanita dapat mencoba menaikkan pinggangnya dengan bantal sehingga serviks dapat menerima semen lebih banyak. Anda bisa juga mencoba posisi masuk dari belakang dan bersisi-sisian. Hindarilah posisi yang melawan gravitasi seperti berdiri, bersandar atau duduk karena menghalangi semen memasuki rahim.Setelah bersenggama, berbaringlah selama 10 hingga 15 menit untuk membiarkan semen memasuki rahim. Bercinta menjelang tidur dapat membantu

Nikmatilah Hubungan Anda
Meskipun Ingin Cepat Hamil, jangan terlalu memaksakan dan berpikir setiap bercinta harus bisa hamil. Karena kondisi malah berakibat tidak baik, akan sulit memiliki anak karena kedua pasangan tidak menikmati hubungan dan mengalami tekanan batin (stress). Nikmatilah prosesnya dengan menciptakan suasana yang romantis. Kepuasan seksual Anda turut berperan meningkatkan peluang kehamilan

[Continue reading...]

Thursday, October 17, 2013

Tips Bagi Pasangan Yang Susah Hamil

- 0 comments
Susah hamil.....tentulah banyak pasangan yang mengalaminya. Jika setahum, dua tahun....mungkin masih ok, tapi bagaimana kalau di usia 7 tahun masih belum dikaruniai keturunan. Bisa kita bayangkan kegundahannya. Mulai diomongin tetangga, komunitas, arisan, dll. Tentulah banyak pasangan yang mencari solusinya. Untuk memastikan ada baiknya setiap pasangan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhapa kesehatannya.

Dari pemeriksaan, akan diketahui beberapa masalah fisik yang bisa menyebabkan infertilitas sebagai berikut:

Sumbatan vagina
Ada dua jenis sumbatan yang kerap terjadi, yakni sumbatan anatomik dan vaginismus. Untuk sumbatan anatomik karena bawaan, sedangkan vaginismus karena pengerutan liang vagina akibat faktor psikologis. Selain itu, sumbatan pada vagina juga dapat disebabkan oleh adanya peradangan. Peradangan ini dapat muncul lantaran bakteri yang mengakibatkan kadar keasaman pada liang vagina terlalu berlebihan, sehingga sperma dapat gagal memasuki rahim.

Penyakit yang dapat menyebabkan bakteri pada liang vagina ini antara lain penyakit gonorea, sifilis, trikomoniasis, kandidiasis, amubiasis, atau kista vagina. Sumbatan pada vagina bisa diatasi dengan pengobatan. Bila pengobatan tidak memungkinkan akan dilakukan pembedahan agar vagina dapat berfungsi normal. Terakhir, bila cara ini tidak mendapatkan kehamilan dapat dilakukan program inseminasi atau bayi tabung.

Gangguan pada leher, mulut, dan bentuk mulut rahim
Penyebab gangguan pada mulut rahim dapat berupa:
* Sumbatan pada leher rahim.
* Lendir pada mulut rahim yang tidak normal sehingga lendir menjadi terlalu kental atau cair yang mengakibatkan sperma terhambat menuju rahim.
* Bentuk mulut rahim yang tidak normal sehingga dapat mengganggu penyampaian sperma ke rahim.

Untuk mengatasi permasalahan di mulut rahim ini dapat dilakukan pengobatan bila berkaitan dengan kondisi lendir yang bertugas mengantarkan sperma ke rahim. Tapi, kalau berkaitan dengan bentuk mulut rahim yang memang sudah tidak sempurna maka harus dilakukan pembedahan agar mulut rahim dapat berfungsi normal sebagai jalur sperma menuju rahim. Bila cara ini tidak dapat mengatasi masalah maka harus dilakukan inseminasi atau bayi tabung.

Gangguan pada rahim
Masalah lain yang dapat mengganggu transportasi sperma menuju rahim adalah kelainan rongga rahim yang disebabkan sinekia, mioma atau polip, peradangan endometrium, dan gangguan kontraksi uterus. Sperma tidak mungkin melakukan migrasi karena gerakannya sendiri. Gerakan sperma dibantu oleh kontraksi yang terjadi antara vagina dan uterus. Kontraksi ini memegang peranan penting dalam transportasi sperma ke dalam rahim hingga ke saluran telur.
Prostaglandin (senyawa asam) dalam cairan sperma dapat membuat rahim berkontraksi secara ritmik. Kurangnya prostaglandin dalam sperma akan memengaruhi perjalanan sperma. Kelainan-kelainan tersebut dapat mengganggu implantasi, pertumbuhan intrauterine, dan nutrisi serta oksigenisasi janin. Untuk mengatasi ini diperlukan beragam cara, mulai pengobatan hingga pembedahan.

Permasalahan lain yang mungkin terjadi pada rahim adalah kelainan bawaan semenjak lahir berupa kelainan bentuk rahim. Kelainan bawaan ini seperti tidak memiliki rahim, rahimnya kecil, terdapat dua rahim, rahim berbentuk hati, rahim bersekat, dan rahim bertanduk.
Kecuali kelainan tidak memiliki rahim, semua kelainan itu dapat diusahakan memiliki anak. Tentunya dengan pengobatan yang berbeda berdasarkan kelainan yang dimiliki. Untuk rahim yang kecil dapat dilakukan terapi hormonal agar rahimnya dapat membesar hingga ukuran normal. Sedangkan untuk bentuk rahim lainnya harus dilakukan operasi untuk mengoreksi bentuk rahim.

Masalah di saluran telur
Kelainan saluran telur yang dimaksud adalah hidrosalping, yaitu tuba yang membesar seluruhnya atau tuba yang menebal. Penyebab kerusakan di dinding tuba adalah infeksi atau adanya endometriosis. Selain hidrosalping, terdapat juga tuba yang pendek, yang disebabkan tekukan pada beberapa tempat dan perlekatan tuba. Perlekatan dapat mengganggu pergerakan fimbriae dan menahan ovarium.

Kelainan pada saluran telur dapat diatasi dengan operasi untuk memperbaiki dan mengembalikan anatomi tuba dan indung telur seperti semula. Sedangkan endometriosis pada saluran telur dapat diusahakan kesembuhannya melalui pengobatan berupa obat-obatan hormonal. Bila sudah tidak memungkinkan dengan pengobatan, perlu dilakukan pembedahan. Bisa dengan bedah mikro, bedah konvensional, atau laparoskopi.
Masalah tidak terjadinya kehamilan bisa juga disebabkan gangguan pada indung telur, seperti adanya tumor atau kista, yang tersering berupa kista endometriosis. Untuk mengatasi gangguan kista endometriosis dapat dengan pengobatan atau pembedahan untuk mengangkat tumor tersebut.





Bagaimana jika setelah pemeriksaan dinyatakan normal

Jika jika setelah pemeriksaan dinyatakan normal, namun masih susah hamil, saatnya anda mengikuti saran dari ahli yang mempunyai program kehamilan. Salah satunya program kehamilan yang dibawakan oleh dr. Rosdiana Ramli, SpOg.

Untuk bergabung di program cepat hamil ini dan mendapatkan informasi lebih lanjut, Silahkan klik gambar di bawah ini.



[Continue reading...]
 
Copyright © . Susah Hamil - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger